Pembangunan Sungai Benoyo, Menjadi wisata Gratis Warga Salatiga

Menyulap sungai terkesan kumuh dan tercemar menjadi bersih bukan perkara mudah. Untuk mewujudkan sungai bersih tidak harus dengan membuat bermacam aturan, larangan serta nasehat. Hal pertama yang dilakukan adalah aksi nyata dalam membersihkannya, yang melibatkan pemerintah maupun masyarakat sekitar. Sungai-sungai bersih pun kemudian terwujud. Dengan memberi contoh yang baik, seperti menata sungai menjadi tempat yang asri, tidak membuang sampah ke sungai lagi, masyarakat lambat laun akan menyadari kebersihan itu sangat penting.

Sungai Benoyo Salatiga
Sungai Benoyo Sebelum Penataan

Sungai Benoyo merupakan salah satu sungai di wilayah Salatiga, tepatnya di Ngentak Kutowinangun Lor. Sungai ini dari dulu dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk mandi dan mencuci.

Untuk menghilangkan kesan kumuh dan juga untuk mempercantik kawasan sungai, maka pemerintah kota Salatiga melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman pada tahun 2019 telah ada kegiatan Penataan di sekitar sungai Benoyo. Dilanjutkan pada tahun 2020, disempurnakannya pembangunan tersebut, yang hasilnya dapat dilihat dan dinikmati warga, menjadi salah satu tempat rekreasi dan wisata gratis, warga kota Salatiga.

Sungai Benoyo Salatiga

Karena sungai yang bersih adalah tempat hidup berbagai macam hewan dan tumbuhan air. Selain itu tempat bermain yang menyenangkan bagi anak-anak di bawah pengawasan orang tua mereka. Dan yang tak kalah penting, air sungai yang bersih merupakan bahan baku air minum yang dibutuhkan oleh semua orang. Menanamkan karakter cinta lingkungan kepada masyarakat ini pun memang sulit. Tetapi dengan melihat usaha pemerintah menjadikan sungai tercemar menjadi kembali bersih, mungkin masyarakat menjadi “tak tega” mengotori kembali sungai tersebut. Apalagi ketika sungai bersih tersebut bermanfaat bagi mereka.

Sungai Benoyo tampak malam hari

(YL/yepanca)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.